Berita

Stasiun Pasar Senen mulai dipenuhi para pemudik yang akan menggunakan kereta api, Selasa 25 Maret 2025/RMOL

Nusantara

KAI Imbau Pemudik dari Stasiun Senen Pantau Waktu Keberangkatan

SELASA, 25 MARET 2025 | 18:00 WIB | LAPORAN: M ZAENAL

Para pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, diminta untuk selalu memantau waktu keberangkatan kereta secara cermat. Pasalnya, jadwal keberangkatan kereta sangat berdekatan dalam momen mudik Lebaran 2025 ini.

Disampaikan Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, pada H-6 menuju Idulfitri 1445 Hijriah/2025 Masehi, ada 38 kereta api yang beroperasi di Stasiun Pasar Senen, yang terbagi ke tiga jalur. 

"Para pelanggan yang ada di stasiun, khususnya Pasar Senen ini, tetap konsentrasi meskipun di sini ada tempat hiburan buat adik-adik atau anak-anak di bawah usia lima tahun, tetap konsentrasi pada jadwal keberangkatan," kata Ixfan saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 25 Maret 2025. 


Agar tidak terlewat, Ixfan meminta para calon pemudik untuk mengecek kembali tiket kereta api yang sudah dibeli. Mulai dari kesesuaian tanggal, jam keberangkatan, hingga nama kereta api yang akan ditumpangi.

Selain itu, dia mengimbau kepada para calon pemudik untuk berangkat ke Stasiun Pasar Senen lebih awal agar tak tertinggal kereta api. Sebab, kondisi lalu lintas di seputaran wilayah Senen kerap terjadi kemacetan.

"Jangan sampai salah naik atau tertinggal," tutupnya.

Pada hari ini, ada 38 kereta api yang beroperasi di Stasiun Pasar Senen yang diisi oleh 25.747 orang pemudik. Guna mengakomodasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 1 Jakarta selama momen arus mudik ini mengoperasikan 362 perjalanan KA tambahan dengan kapasitas 182.620 kursi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya