Berita

Kondisi Mees Hilgers terus dipantau tim dokter Timnas Indonesia usai cedera di laga melawan Australia/Net

Sepak Bola

Bakal Jalani Tes MRI, Mees Hilgers Berpotensi Absen Lawan Bahrain

MINGGU, 23 MARET 2025 | 06:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bek tengah Timnas Indonesia, Mees Hilgers, diragukan bisa tampil saat menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa 25 Maret 2025.

Pasalnya, bek FC Twente itu dikabarkan akan menjalani tes MRI, usai mendapat cedera saat menghadapi Australia pekan lalu.

Tampil sebagai starter saat Garuda dijamu The Socceroos di Allianz Stadium, Sydney, Kamis 20 Maret 2025, Mees harus ditarik keluar pada menit ke-60. Ia digantikan Sandy Walsh, yang beberapa menit kemudian juga harus ditarik karena mengalami cedera. 


Soal kondisi Hilgers, Dokter tim Alfan Nur Asyhar menyebut masih terus dipantau seberapa parah kondisi cederanya.

"Untuk kondisi Mees, sekarang dia masih bisa berjalan. Kemudian nanti malam kita rencanakan pemeriksaan MRI di bagian groin-nya. Mudah-mudahan tidak ada masalah sehingga bisa mengikuti pertandingan ke depan," terang Alfan, dikutip dari laman PSSI, Minggu 23 Maret 2025.

Sial bagi Indonesia. Pengganti Mees yang ditarik pada menit ke-60, Sandy Walsh juga harus diangkut hanya enam menit setelah masuk lapangan. Rizky Ridho pun masuk untuk menemani Jay Idzes di jantung pertahanan Garuda. 

Seperti Mees, kondisi Sandy juga tengah dalam pantauan tim dokter. Dalam sesi latihan Sabtu, 22 Maret 2025, Sandy dan Mees tak terlihat berlatih bersama rekan-rekannya. Situasi ini memunculkan dugaan Mees dan Sandy tak bisa bermain saat melawan Bahrain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya