Berita

Penampakan rumah mewah yang diduga milik salah satu anggota TNI yang menembak tiga anggota Polres Way Kanan hingga tewas/Istimewa

Nusantara

Penampakan Rumah Mewah Anggota TNI yang Diduga Terlibat Penembakan Polisi di Way Kanan

MINGGU, 23 MARET 2025 | 00:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penampakan rumah mewah yang diduga milik dua anggota TNI pelaku penembakan tiga anggota Polres Way Kanan, Lampung, tengah menjadi perbincangan hangat warganet di media sosial.

Dalam foto dan video yang beredar itu, rumah mewah dengan cat warna putih lengkap dengan pagar besi berwarna hitam itu diduga milik Kopka Bazarsyah.

Terlihat mobil jenis Fortuner berwarna hitam di garasi rumah. Kopka Bazarsyah pun sempat mengunggahnya di akun media sosial pribadinya.


Selain Fortuner, Kopka Bazarsyah disebut-sebut juga mempunyai kendaraan lainnya berupa mobil Toyota Hilux dan motor Yamaha RX-King.

Untuk rumah mewah milik terduga pelaku kedua, Peltu Yun Heri Lubis, juga tak lepas dari sorotan di media sosial. Rumah itu didominasi warna putih dengan aksen hijau di bagian pilar.

Menariknya, dua rumah mewah milik terduga pelaku penembakan bertolak belakang dengan rumah Kapolsek Negara Batin, AKP (Anumerta) Lusiyanto yang menjadi korban.

Rumah AKP (Anumerta) Lusiyanto hanya sebuah bangunan sederhana dan tidak dilapisi dengan cat seperti kedua pelaku melainkan hanya plesteran semen.

Selain itu, tidak ada pagar pembatas ataupun kendaraan mewah di rumah milik AKP (Anumerta) Lusiyanto. 

Lusiyanto bersama Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Nanta gugur usai ditembak di bagian dada dan kepala saat menggerebek judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Dua anggota TNI diduga terlibat dalam penembakan telah ditahan. Mereka adalah Peltu Lubis selaku Dansubramil Negara Batin dan Kopka Basarsyah selalu anggota Subramil Negara Batin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya