Berita

Pertamina memastikan kebutuhan BBM transportasi umum jelang mudik Lebaran 2025 aman/Ist

Bisnis

Pertamina Dukung Kelancaran Transportasi Publik Mudik Lebaran 2025

JUMAT, 21 MARET 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) berkomitmen menyediakan energi untuk seluruh sektor kehidupan, termasuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi transportasi massal. Menjelang musim mudik lebaran 2025, pasokan BBM dipastikan aman.

“Pertamina menjamin BBM seluruh moda transportasi publik tersedia cukup dan distribusinya lancar,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, Jumat, 21 Maret 2025.

Fadjar mengamini mobilitas masyarakat jelang lebaran sangat tinggi, termasuk penggunaan transportasi publik seperti kereta api, pesawat udara, dan kapal laut. Selain suplai BBM, Pertamina juga menyalurkan avtur untuk transportasi udara, serta biosolar untuk transportasi darat dan laut.


Pertamina juga telah menerapkan penyesuaian harga Avtur di 37 lokasi bandara untuk mendukung kebijakan penurunan harga tiket pesawat terbang, sehingga mudik masyarakat semakin lancar.  

“Pertamina akan terus memantau pergerakan konsumsi BBM, termasuk untuk  memenuhi kebutuhan BBM transportasi publik, agar arus mudik lebaran tahun ini berjalan lancar,” imbuhnya.

Sebagai BUMN energi, Pertamina Group yang tergabung dalam Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 akan bekerja 24 jam dan bersinergi dengan BUMN dan instansi terkait untuk mendukung Pemerintah dalam menyukseskan arus mudik lebaran 2025.

“Pertamina siap melayani masyarakat yang ingin menikmati liburan lebaran bersama keluarga, baik yang menggunakan transportasi pribadi maupun transportasi umum,” pungkas Fadjar.

Data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2025 mencapai 146,48 juta jiwa atau 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Untuk pengguna transportasi publik, diperkirakan sebanyak 24,76 juta menggunakan bus, kereta api antarkota mencapai 23,58 juta, dan pesawat 19,77 juta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya