Berita

Ekspor mobil buatan Toyota Indonesia pada 2025 ini ditargetkan mencapai angka 3 juta unit/Dok TMMIN

Otomotif

Ekspor Toyota Made In Indonesia Bakal Tembus 3 Juta Unit

KAMIS, 20 MARET 2025 | 21:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Toyota masih terus menjaga komitmen untuk mengirim mobil-mobil rakitan Indonesia ke berbagai penjuru dunia. Komitmen itu berbuah manis dengan pencapaian ekspor yang menembus 3 juta unit.

"Tahun ini InsyaAllah kita akan mencapai 3 juta ekspor. Satu juta ekspor ceremony-nya di pelabuhan Tanjung Priok, dua juta ekspor dilakukan di Karawang di tengah-tengah badai Covid-19. Dan untuk tiga juta ekspor kita juga berharap bisa ada ceremony-nya lagi," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam di Jakarta, dikutip Kamis, 20 Maret 2025.

Toyota Indonesia telah mengekspor mobil CBU (utuh) sejak 1987. Hingga kini, mobil-mobil rakitan Toyota Indonesia telah diekspor ke 100 negara di seluruh dunia. Mulai dari kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga ke negara-negara Amerika Latin.


Saat ini, secara kumulatif Toyota Indonesia telah mengirim sebanyak 2,8 juta unit mobil. Untuk mengejar angka ekspor 200 ribu unit bukan hal sulit bagi Toyota. Tahun lalu saja, Toyota mampu mengekspor 276 ribu unit mobil.

Adapun model-model Toyota Indonesia yang diminati konsumen luar negeri antara lain Fortuner, Rush, Raize, Innova, Innova Zenix, Avanza, Town Ace/Lite Ace, lalu Veloz, Yaris, hingga Agya. Model-model hybrid Toyota Indonesia seperti Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid juga mulai diminati pasar luar.

"Sekarang permintaan di negara tujuan ekspor, kendaraan-kendaraan yang efisien bahan bakar. Itu sudah natural. Dan tidak pusing sama infrastrukturnya. Jadi, memang tren market di luar itu memang ke arah sana. Dan kita sudah baca itu. Apalagi hybrid itu kan biasanya dipasang di mobil-mobil mewah. Nah, sekarang kita sudah mulai ke mobil-mobil yang kelas menengah," pungkas Bob.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya