Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Minta 130 Ribu Rumah Subsidi Harus Berkualitas

RABU, 19 MARET 2025 | 22:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberi arahan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait agar memastikan bahwa rumah subsidi yang dibangun pemerintah tetap berkualitas. 

Hal itu disampaikan Menteri PKP kepada awak medai usai menggelar rapat terbatas bersama presiden di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu malam, 19 Maret 2025. 

Dalam laporannya, Maruarar menyampaikan bahwa hingga Maret 2025, total rumah subsidi yang telah terbangun dan tersalurkan mencapai lebih dari 130.000 unit, dengan berbagai status pembangunan, akad, dan penyaluran kredit. 


Meski demikian, kata Maruarar, Prabowo menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas pembangunan rumah subsidi.

“Presiden memerintahkan, karena ini rumah subsidi, rumah subsidi bukan berarti tidak berkualitas, harus berkualitas. Karena ada contoh yang banyak yang berkualitas, yang tidak berkualitas ini merugikan rakyat,” teganya. 

Selain itu, Menteri PKP juga melaporkan progres pembangunan rumah bagi anggota TNI Angkatan Darat dan Polri. Sebanyak 5.760 unit rumah dibangun untuk TNI-AD di berbagai wilayah, seperti Brebes, Bogor, Bantul, Bekasi, dan Serang. 

Sementara itu, kerja sama dengan Polri di Karawang mencakup pembangunan 14.389 unit rumah.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana menyerahkan kunci rumah bagi para guru pada 25 Maret mendatang. Program ini mencakup 20 ribu unit rumah yang tersebar di berbagai daerah, seperti Bogor, Makassar, Aceh, Medan, Pontianak, Kupang, Bangkalan Madura, dan Jayapura. 

"Sebanyak 250 unit akan diserahkan secara simbolis dalam acara penyerahan tersebut," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya