Berita

Menara Syariah PIK 2/PIK 2

Bisnis

Kawasan Bisnis PIK 2 Bersiap jadi Pusat Keuangan Islam Terbesar Asia Tenggara

SELASA, 18 MARET 2025 | 19:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kawasan bisnis Pantai Indah Kapuk 2 atau CBD PIK 2 disiapkan menjadi pusat keuangan Islam terbesar di Asia Tenggara.

Kawasan bisnis tersebut dimulai dengan pembangunan Menara Syariah PIK 2 di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Menara ini siap menampung sekitar 70 bank syariah nasional, lebih dari 300 lembaga keuangan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta partisipasi bank-bank syariah internasional.

"Jika ekosistem ini berkembang sesuai rencana, Indonesia bisa menempati peringkat ketiga atau keempat dalam sepuluh besar ekonomi syariah dunia," kata Direktur Utama ASG, Nono Sampono, Selasa, 18 Maret 2025.


Menara Syariah dibangun di atas lahan seluas 23,5 hektare dan memiliki Masjid Al Khairiyah dengan kapasitas hingga 1.200 jemaah. Bangunan ini juga bisa menjadi ikon dan kebanggaan Indonesia sebagai pusat keuangan Islam terbesar di Asia Tenggara.

"Ini adalah bagian dari upaya kami membangun ekonomi syariah Indonesia. Beberapa bank syariah internasional dari negara lain juga nantinya akan berkumpul di sini," lanjutnya.

Menara Syariah telah beroperasi sejak tahun lalu. Selain untuk kegiatan ibadah dan sosial, Menara Syariah juga disiapkan untuk kepentingan pelayanan haji dan umroh, serta pendidikan dan pelatihan bagi SDM untuk membangun ekonomi syariah Indonesia.

"Kami optimis ekonomi syariah Indonesia akan terus berkembang. Dengan mengintegrasikan tiga pilar kekuatan ekonomi, yaitu ekonomi konvensional, ekonomi syariah, serta ekonomi kerakyatan dan UMKM, Indonesia akan semakin kuat," tutupnya

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya