Berita

Bekas Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman

Hukum

Tersandung Pencabulan, AKBP Fajar Resmi Dipecat dari Polri

SENIN, 17 MARET 2025 | 21:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja resmi dipecat sebagai anggota Polri.

Sebagaimana putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan hari ini, AKBP Fajar disanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Terhadap terduga pelanggar, dinyatakan sebagai perbuatan tercela," kata Karopenmas, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin, 17 Maret 2025.


AKBP Fajar juga disanksi administratif berupa penempatan khusus yang sudah dijalani di ruang Patsus Biro Provos Divpropam Polri selama 7 hari, terhitung tanggal 7 sampai 13 Maret 2025.

"Dalam sanksi administratif kedua, diputuskan pemberhentian dengan tidak hormat sebagai anggota Polri," lanjut Brigjen Trunoyudo.

Putusan ini diterima AKBP Fajar karena terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur dan narkoba.

"Perlu kami sampaikan, atas putusan tersebut pelanggar menyatakan banding," tegas Trunoyudo.

Fajar dijerat pasal berlapis, mulai Pasal 6 huruf C, Pasal 12, Pasal 14 ayat 1 huruf A dan B, serta Pasal 15 ayat 1 huruf E, G, J, dan L UU 12/2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 UU ITE 1/2024 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya