Berita

Tangkapan layar aksi anggota Koalisi Reformasi Sektor Keamanan menolak rapat Panja RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2025/Repro

Politik

Kelompok Masyarakat Sipil Tolak Rapat Tertutup Panja RUU TNI

MINGGU, 16 MARET 2025 | 03:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekelompok orang yang mengaku dari Koalisi Reformasi Sektor Keamanan mendatangi Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 15 Maret 2025. Mereka mendesak rapat Panitia Kerja (Panja) RUU TNI yang digelar tertutup tersebut dihentikan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @kontras_update, Sabtu 15 Maret 2025, ada tiga orang membawa poster yang menolak rapat Panja RUU TNI digelar tertutup.

"Kami dari Koalisi Reformasi Sektor Keamanan pemerhati di bidang pertahanan, hentikan (rapat Panja) karena tidak sesuai, ini diadakan tertutup," kata salah satu peserta aksi yang menolak rapat Panja, Andrie, di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 15 Maret 2025.


Mereka menilai, pembahasan yang dilakukan secara tertutup dikhawatirkan bakal membuka peluang untuk mengembalikan dwifungsi ABRI.

"Bapak-Ibu yang terhormat, yang katanya ingin dihormati, kami menolak adanya pembahasan di dalam, kami menolak adanya dwifungsi ABRI, hentikan proses pembahasan RUU TNI," tegasnya.

Sambil meneriakan tuntutan, anggota Koalisi Reformasi Sektor Keamanan pun mencoba memasuki ruangan. Namun upaya ini digagalkan petugas berbatik hijau yang berjaga di depan pintu ruangan.

Komisi I DPR RI bersama pemerintah menggelar rapat Panja membahas RUU TNI di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, sejak Jumat 14 Maret 2025.

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengatakan, rapat diikuti Panja UU TNI DPR dan Panja UU dari pemerintah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya