Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Anggota Parlemen Uni Eropa Tegur Rekan yang Tertawa Saat Bahas Krisis Gaza

SABTU, 15 MARET 2025 | 15:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggota parlemen Uni Eropa asal Belgia, Marc Botenga, menegur Menteri Polandia untuk Urusan Uni Eropa, Adam Szlapka, yang tertawa saat forum membahas situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Insiden tersebut terjadi ketika Botenga tengah membahas soal bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang diblokade oleh Israel. Di tengah diskusi serius tersebut, Szlapka tampak tertawa, yang kemudian memicu reaksi keras dari Botenga.

“Anda tertawa di sini saat kita mendiskusikan kematian warga Palestina, mereka yang kelaparan. Dan anda di sini tertawa dan bercanda. Ini tidak lucu!” ujar Botenga dengan nada tinggi, seperti dikutip dari video yang diunggah di akun X miliknya pada Jumat 14 Maret 2025.


"Orang Palestina adalah manusia. Anda harus malu!" tambahnya.

Botenga juga mengkritik Uni Eropa yang kerap mengecam kondisi Gaza tanpa membahas penyebab utama memburuknya situasi di wilayah tersebut.

"Kenapa situasinya memburuk? Karena Israel memblokade semua bantuan kemanusiaan, semua makanan bahkan listrik. Dan apa artinya? Tanpa listrik, tidak ada desalinasi air, jadi tidak ada air layak minum. Jadi masyarakat, anak-anak tidak punya air layak minum dan anda tertawa? Bagaimana itu mungkin, Pak Menteri?" tegasnya.

Botenga menilai sikap tersebut mencerminkan kurangnya empati Uni Eropa terhadap penderitaan rakyat Palestina.

"Dan ini harus dihentikan karena akan ada harga yang harus dibayar. Saya bersumpah,"tutupnya.

Israel diketahui memblokade masuknya bantuan kemanusiaan untuk menekan Hamas agar menyetujui perpanjangan gencatan senjata selama Ramadan dan Paskah. Selain itu, Israel juga memutus aliran listrik, yang menyebabkan krisis air bersih di Gaza akibat terhentinya proses desalinasi air.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya