Berita

Anggota Komisi I DPR RI Andina Theresia Narang/Istimewa

Politik

Masih Godok RUU Penyiaran, Komisi I DPR Berharap Pembatasan Medsos Tak Kekang Kreativitas

JUMAT, 14 MARET 2025 | 00:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu fokus dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran yang tengah digodok Komisi I DPR RI adalah soal pengawasan media sosial dan konten kreator yang sampai saat ini belum ada batasan yang tegas.

"Ini sedang kita godok dalam RUU Penyiaran, apakah ini nanti di bawah KPI atau bagaimana untuk konten kreator," kata Anggota Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang, kepada wartawan, Kamis 13 Maret 2025. 

Legislator asal Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng) itu menyebut, yang menjadi poin penting adalah pengawasan di media sosial. Hal ini harus jadi perhatian supaya bisa menangkal konten hoax.


"Nah maka dari itu kita mendengarkan pendapat dari asosiasi dan pakar yang baiknya itu seperti apa, terutama di media sosial ini yang masih belum ada batasan dan ini saya rasa perlu diatur supaya lebih tersaring," ujarnya.

Politikus muda Nasdem ini menambahkan, dalam RUU Penyiaran, konten yang ada di medsos harus mempunyai batasan yang tegas antara harmonisasi penyiaran juga dalam komunikasi.
 
Namun, Andina berharap kreativitas para konten kreator di medsos tidak terkekang dengan adanya pengawasan tersebut.

"Ini bisa untuk membantu konten kreator bagaimana strategi yang dapat diterapkan agar media baru termasuk konten kreator ini bisa bertanggung jawab dan memastikan akurasi dan kredibilitas informasi yang mereka sebarkan, tentunya tanpa mengekang kreativitas mereka," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya