Berita

Audiensi DPP GMNI dengan Menteri Desa PDT, Yandri Susanto di Jakarta, beberapa waktu lalu/Ist

Politik

GMNI Siap Dukung Visi Prabowo Majukan Desa

KAMIS, 13 MARET 2025 | 22:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) siap mendukung visi Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan desa guna mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. 

Ketua Umum DPP GMNI, Imanuel Cahyadi, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal setiap kebijakan dan program Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) agar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.  

"Dengan potensi kader GMNI yang tersebar di seluruh Indonesia, kami siap memastikan bahwa desa dapat mengikuti dan memanfaatkan kebijakan Kemendes PDT guna mempercepat pembangunan yang berkelanjutan," ujar Imanuel saat menyambangi Kemendes PDT dalam keterangannya, Kamis, 13 Maret 2025.  


Sementara itu, Ketua Bidang Jaringan Mahasiswa, Pemuda, dan Pelajar DPP GMNI, Riyan Septiandri, menambahkan bahwa pihaknya aktif mengadakan pelatihan dan pendidikan terkait digitalisasi serta teknologi bagi para kadernya. 

“Langkah ini bertujuan agar kader GMNI mampu merespons perkembangan zaman dan mengatasi berbagai persoalan di desa dengan mengoptimalkan sumber daya alam serta sumber daya manusia yang ada,” ujar Riyan. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menyampaikan harapannya agar seluruh kader GMNI yang berada di desa dapat bersinergi dan berkontribusi dalam membangun desa dengan memaksimalkan potensinya.  

"Setiap desa memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari sektor wisata, produk UMKM unggulan, hingga sumber daya alam yang dikelola. Semua ini dapat dimaksimalkan melalui digitalisasi, baik dalam pengelolaan maupun pemasarannya," ujar Yandri.  

Lebih lanjut, politikus PAN itu menegaskan bahwa kolaborasi ini hanya akan memberikan hasil maksimal jika para kader GMNI benar-benar aktif dalam merespons persoalan yang ada di desa.  

"Saya berharap kader GMNI dapat berperan aktif dalam menyelesaikan setiap tantangan di desa serta turut serta dalam upaya perbaikannya," tambahnya.  

Sebagai penutup, Imanuel Cahyadi menegaskan bahwa kolaborasi antara GMNI dan Kemendes PDT merupakan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan desa sesuai dengan visi Presiden Prabowo.  

Untuk itu, Imanuel menambahkan bahwa GMNI siap mendistribusikan kadernya untuk mendampingi membangun desa di seluruh tanah air.

"Dengan kerja sama ini, kami yakin berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan secara lebih optimal, sehingga pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya