Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/RMOL

Bisnis

Sri Mulyani Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri, Beras dan Ayam Turun

KAMIS, 13 MARET 2025 | 16:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga pangan di Indonesia dilaporkan stabil sepanjang Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa harga beras mengalami penurunan tajam, yakni 22 persen secara tahunan (yoy) dan turun 2,5 persen secara tahun berjalan (ytd).

Menurut Sri Mulyani, stabilitas harga ini disebabkan oleh ketersediaan stok beras yang mencukupi. Hal ini juga membantu menekan inflasi, mengingat beras merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi besar terhadap laju inflasi nasional.


“Indonesia dalam posisi yang relatif bisa mengamankan, bahkan menjelang Hari Raya Lebaran. Kita tidak mendengar gejolak harga naik,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa pada Kamis 13 Maret 2025.

Biasanya, harga pangan cenderung mengalami kenaikan saat Ramadan, terutama untuk komoditas seperti ayam dan daging. 

Namun, berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dilansir pada pukul 15.30 WIB, mayoritas harga pangan terpantaj stabil pada perdagangan sore ini.

Harga rata-rata beras premium nasional turun 0,3 persen menjadi Rp16.650 per kilogram (kg), sedangkan beras medium turun 0,33 persen menjadi Rp15.200 per kg. 

Harga telur ayam juga mengalami penurunan 0,82 persen menjadi Rp30.400 per kg, gula pasir turun 0,27 persen menjadi Rp18.650 per kg, dan daging ayam turun 2,01 persen menjadi Rp36.550 per kg.

Sementara itu, harga cabai merah keriting anjlok hingga 15,47 persen menjadi Rp54.350 per kg, cabai rawit hijau turun 10,34 persen menjadi Rp62.400 per kg. Harga minyak goreng curah stagnan di Rp18.750 per kg, dan minyak goreng kemasan tetap di Rp21.050 per kg.

Namun, beberapa komoditas masih menunjukkan kenaikan, seperti bawang putih yang naik 0,55 persen menjadi Rp46.100 per kg, serta bawang merah yang melonjak 4,49 persen menjadi Rp44.250 per kg.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya