Berita

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)/Net

Bisnis

EBITDA Positif, GOTO Kantungi Pendapatan Bersih Rp15,89 Triliun di 2024

KAMIS, 13 MARET 2025 | 12:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan kinerja keuangan di 2024. 

Ekosistem digital terbesar di Indonesia itu mengantongi EBITDA disesuaikan positif sepanjang tahun lalu. 

EBITDA GOTO disesuaikan tumbuh 348 persen (yoy) dan 191 persen secara kuartalan, mencapai Rp399 miliar pada kuartal IV/2024. Adapun, EBITDA yang disesuaikan GOTO pada 2024 tercatat sebesar Rp386 miliar.


Realisasi EBITDA itu melampaui target GOTO mencapai titik impas atau breakeven dari posisi minus Rp2,25 triliun pada 2023. Manajemen GOTO menyebut realisasi itu ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dan perbaikan dari sisi efisiensi biaya. 

EBITDA adalah Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization, yang merupakan pengukuran keuangan yaitu  pendapatan sebelum bunga, pajak dan amortisasi. 

Dalam keterbukaan informasi  di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) GOTO meraih pendapatan bersih Rp15,89 triliun. Angka itu naik 8 persen dari Rp14,78 triliun pada 2023. 

Pendapatan bersih GOTO didapat dari imbalan jasa Rp5,8 triliun, jasa pengiriman Rp5,34 triliun, pinjaman Rp1,93 triliun, imbalan jasa e-commerce Rp621,87 miliar, imbalan iklan Rp554,99 miliar, dan lain-lain Rp1,63 triliun. 

Gross transaction value (GTV) tercatat  tumbuh 58 persen (yoy) menjadi Rp268,2 triliun sepanjang 2024. Adapun, GTV Grup pada 2024 naik 29 persen (yoy). 

Direktur Utama Grup GoTo Patrick Walujo, mengatakan, sepanjang 2024 pihaknya terus mencari cara baru dan efektif untuk memenangkan persaingan ketat dalam menjangkau konsumen Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya