Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir saat peresmian Masjid Al Ikhlas PIK 2/Ist

Nusantara

DPRD DKI Apresiasi Pembangunan Masjid ke-5 PIK 2

RABU, 12 MARET 2025 | 18:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan Masjid Al Ikhlas di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi kabar baik bagi umat muslim yang tinggal atau bekerja di kawasan tersebut.

Masjid ini diresmikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Jumat, 7 Maret 2025, sekaligus menjadi masjid ke lima yang berdiri di kawasan PIK.

Alhamdulillah, hadirnya masjid ini akan menampung lebih banyak jemaah dan semakin memperkuat komunitas muslim di kawasan PIK,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta, Tri Waluyo, Rabu, 12 Maret 2025.


Politisi PKB ini menilai, pembangunan masjid ini sangat penting karena lebih dari 200 ribu umat muslim tinggal dan bekerja di PIK.

Selain Masjid Al Ikhlas, ada empat masjid lain yang sudah berdiri di PIK, yakni Masjid Al Hikmah di Mangrove PIK, Masjid Al Muhajirin di ASG Tower, Masjid An Nur di Pantai Indah Utara, dan Masjid Al Khairiyah di Menara Syariah PIK 2.

Keberadaan Masjid Al Ikhlas menjadi simbol harmoni dan toleransi beragama, karena di kawasan yang dikenal dengan keberagamannya ini suara adzan yang akan sering berkumandang.

Masjid Al Ikhlas dibangun dalam waktu delapan bulan dengan pendanaan penuh dari manajemen PIK. Dari segi arsitektur, masjid ini mengusung konsep Islamic Classical Architecture ala Kekaisaran Ottoman, menciptakan suasana yang megah sekaligus khusyuk bagi jamaahnya.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkonsep integrasi ekonomi. Di dalamnya terdapat area bisnis yang akan mendukung operasional masjid, sehingga dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi bagi masyarakat muslim di PIK 2.

Dengan hadirnya Masjid Al Ikhlas, diharapkan komunitas Muslim di PIK semakin berkembang dan memiliki tempat ibadah yang memadai. DPRD DKI pun menegaskan dukungannya agar fasilitas keagamaan di kawasan ini terus bertambah di masa mendatang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya