Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Perang Tarif Kian Panas, Volkswagen PHK Ribuan Karyawan

RABU, 12 MARET 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, akan memberhentikan 1.600 karyawan di anak perusahaan perangkat lunaknya, Cariad, hingga akhir 2025.

Sepertin dikutip dari Investing pada Rabu 12 Maret 2025, jumlah karyawan yang terdampak mencapai 30 persen dari total tenaga kerja Cariad.

"Ini merupakan bagian dari rencana transformasi Cariad yang disetujui pada 2023," kata Volkswagen dalam pernyataannya.


Keputusan ini menandakan adanya tantangan bisnis yang semakin besar bagi Volkswagen dalam beberapa tahun terakhir. Produsen otomotif ini tengah menghadapi persaingan ketat dari pabrikan China, BYD, serta perusahaan kendaraan listrik (EV) seperti Tesla.

Selain itu, industri otomotif global juga tengah terguncang akibat ancaman perang tarif. Amerika Serikat (AS) sejak awal tahun ini telah menerapkan serangkaian tarif impor baru, termasuk untuk produk otomotif dan bahan bakunya. 

Selain itu, Washington juga mengancam akan mengenakan tarif sebesar 25 persen untuk impor dari Uni Eropa (UE), yang merupakan basis utama Volkswagen. Kondisi ini diprediksi membuat raksasa otomotif tersebut kian tertekan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya