Berita

Rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan PT Pertamina, Selasa 11 Maret 2025/RMOL

Politik

Dukung Dirut Pertamina, Anggota Komisi VI DPR Minta Komisaris Ikut Dilibatkan

SELASA, 11 MARET 2025 | 23:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VI DPR RI, Mulyadi, mendukung penuh PT Pertamina (Persero) di bawah kendali Simon Aloysius Mantiri.

Hal itu disampaikan Mulyadi dalam rapat kerja bersama Direktur Utama PT Pertamina, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, dan Direktur Utama Pertamina International Shipping, di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa, 11 Maret 2025.

Meskipun mendukung, Mulyadi tetap mengingatkan Simon agar melibatkan jajaran komisaris di Pertamina dalam membangun perusahaan minyak pelat merah itu.


"Kita apresiasi Pak Dirut, kita men-support bapak. Yang penting juga kami ingin ke depan Bapak juga melibatkan jajaran komisaris," kata Mulyadi dalam rapat.

"Kenapa? Karena saya kira kalau ada mantan komisaris teriak-teriak di luar, bahwa itu harusnya bisa dilaksanakan dari dulu, saya pertanyakan itu Pak. Mereka menikmati tidak fasilitas dan gaji sebagai komisaris? Tetapi kenapa teriak-teriak," imbuhnya.

Menurut Mulyadi, di dalam UU perseroan terbatas, komisaris itu bertugas menjaga dan mengamankan kepentingan pemegang saham supaya perseroan tidak keluar dari jalurnya.

"Kalau sekarang teriak-teriak di luar, ini terklarifikasi, ini orang cuma cari panggung atau apa. Tetapi fasilitas dan gaji dan seterusnya dia terima," ujar Mulyadi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya