Berita

Sudirman Said/Ist

Politik

Korupsi Menggila, Bangsa Ini Dibawa ke Mana?

SELASA, 11 MARET 2025 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengungkapkan kegelisahannya terkait maraknya kasus korupsi di Indonesia. 

Lewat kanal YouTube miliknya, Ia mempertanyakan arah bangsa ini, mengingat semakin besarnya nilai korupsi yang terungkap dari waktu ke waktu.

"Belakangan saya sering bertanya, ini negara apa? Bangsa ini sedang dibawa ke mana? kalau setiap bulan, setiap pekan, muncul kasus-kasus korupsi yang memalukan," ujar Sudirman Said, Selasa 11 Maret 2025.


Ia mengulas jika dahulu masyarakat dikejutkan dengan kasus korupsi proyek e-KTP senilai Rp2,5 triliun, kini angka yang muncul bisa mencapai ratusan hingga ribuan triliun.

Meski menegaskan tersangka korupsi tetap harus dihormati proses hukumnya, Sudirman mengkritik bagaimana kekuasaan seolah menjadi jalan untuk mencuri, bukan untuk melayani rakyat.

"Korupsi yang marak, hukum yang tidak bisa ditegakkan, kebijakkan yang berubah-ubah membuat ekonomi kita tidak bisa melompat seperti yang dialami negara-negara lain," jelasnya.

Ia juga menyoroti betapa kolusi yang akut telah melumpuhkan sistem check and balance, sementara nepotisme yang tak terkendali menghancurkan meritokrasi.

"Orang diangkat bukan karena prestasi atau integritasnya, tapi karena anak siapa atau keponakan siapa," tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya