Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Sinergi Infrastruktur dan Pertahanan Kunci Stabilitas Nasional

SENIN, 10 MARET 2025 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keselarasan antara pembangunan infrastruktur dan pertahanan diperlukan karena berkaitan dengan ekonomi, pangan, air, energi, dan pariwisata yang dapat berdampak pada stabilitas nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan kuliah umum pada Pendidikan Reguler ke-65 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat, Senin 10 Maret 2025.

Sosok yang akrab disapa AHY itu memastikan pemerintah akan terus membangun kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk membawa Indonesia semakin maju. 


"Kita berharap pemerintah terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa. Tentu, dalam kapasitas saya sebagai Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, hal ini menjadi salah satu prioritas," ujar AHY.

AHY juga membahas pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada sektor pertahanan negara. 

Menurutnya, hal ini memperkuat relevansi peran TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, sebagai bagian integral dalam menjaga stabilitas nasional.

"Oleh karena itu, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pertahanan negara menjadi sangat penting," jelas AHY yang juga jabat Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

AHY melanjutkan, pemerintah juga berkomitmen mendukung TNI agar semakin siap sebagai alat pertahanan negara, dengan didukung oleh infrastruktur militer yang memadai. 

"Termasuk penguatan sektor konektivitas dan transportasi untuk logistik militer dan alutsista agar semakin maju di masa depan," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya