Berita

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian/Ist

Politik

DPR Soroti Kasus Mahasiswa UKI Tewas Dikeroyok

SENIN, 10 MARET 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden tewasnya mahasiswa Fakultas Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI) inisial KW (22) disorot Komisi X DPR. Pasalnya, KW diduga tewas karena dikeroyok di lingkungan kampus.

"Kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, seperti di Universitas Kristen Indonesia (UKI), ataupun di lingkungan perguruan tinggi manapun di Indonesia, merupakan peristiwa yang seharusnya tidak terjadi," kata Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian kepada wartawan, Jakarta, Senin, 10 Maret 2025.

Menurut Hetifah, sudah sepatutnya Civitas Akademika UKI membangun budaya inklusif dan nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, pengawasan yang ketat juga diperlukan agar insiden pengeroyokan tidak terjadi.


"Perguruan Tinggi seharusnya menjadi teladan perilaku anti-kekerasan, kekerasan (apapun bentuk kekerasan itu), dengan membangun budaya kampus yang inklusif dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan," jelas Hetifah.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini pun menekankan pentingnya perguruan tinggi menjaga keamanan dan kenyamanan akademik bagi seluruh civitas akademika. Yang terpenting, kata dia, UKI perlu bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas kasus kematian KW.

"Serta mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang," ucapnya.

Atas dasar itu, Hetifah mendorong adanya evaluasi terhadap sistem keamanan UKI. Termasuk, peningkatan program pendidikan karakter bagi mahasiswa.

"Juga sangat penting dilakukan, untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap sesama, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif dan bebas dari kekerasan," jelasnya.

Lebih jauh, Hetifah menegaskan Komisi X DPR sebagai mitra kerja pemerintah dalam bidang pendidikan, tentu sangat prihatin atas kasus kekerasan yang terjadi pada KW. Terlebih, kasus tersebut terjadi di lingkungan UKI.

"Perguruan tinggi yang seharusnya dapat menjadi teladan terhadap perilaku anti-kekerasan dengan membangun budaya kampus yang aman dan inklusif," tegasnya.

Sebelumnya, diberitakan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL sebelumnya, Seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta Timur (Jaktim) berinisial KW (22) meninggal dunia di kampus.

KW ditemukan tewas di parkiran motor pada Selasa, 4 Maret 2025 malam.

Diduga kuat KW tewas karena dikeroyok mahasiswa di kampusnya.

"Mahasiswa benar tewas. Tapi penyebab tewasnya itu yang masih diselidiki dan didalami," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan pada Kamis, 6 Maret 2025.

Nicolas pun belum mau mengungkapkan siapa saja saksi yang telah diperiksa untuk mengusut kasus kematian KW. 

Namun, Nicolas memastikan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Kita masih pendalaman terhadap keterangan para saksi dan alat bukti lain," pungkas Nicolas.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya