Berita

Gedung Kejaksaan Agung

Politik

Menanti Keberanian Kejagung Bongkar Biang Kerok Korupsi Migas

MINGGU, 09 MARET 2025 | 22:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Upaya bersih-bersih mafia di sektor migas yang dilakukan pemerintah melalui Kejaksaan Agung menuai apresiasi dari banyak kalangan. 

Terlebih dorongan untuk mengungkap dalang alias biang kerok kasus megakorupsi ini terus mengalir dari para civil society

Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam mengungkap kasus megakorupsi yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.


“Kami percaya bahwa upaya ini adalah langkah nyata untuk menciptakan tata kelola energi yang lebih transparan, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Wasekjen Pasbata, Jose dalam keterangannya, Minggu, 9 Maret 2025.

Ia menegaskan bahwa mafia energi telah lama merugikan negara dan masyarakat dengan praktik curang yang menghambat kesejahteraan rakyat. Pihaknya pun memastikan, Pasbata berada di garis depan untuk mengawal pemerintah dalam memberantas mafia.

“Dengan adanya komitmen kuat dari pemerintah untuk menertibkan dan membersihkan praktik-praktik ilegal ini, kami dari Pasbata berdiri di garis depan untuk mengawal dan mendukung setiap kebijakan yang bertujuan memberantas mafia,” jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan setia terhadap produk dalam negeri dengan tetap selalu menggunakan produk resmi Pertamina. 

Hal ini perlu dilakukan sebagai dukungan terhadap industri energi nasional yang lebih bersih dan berdaulat.

"Jangan ragu melawan mafia energi dengan melaporkan segala bentuk penyimpangan atau praktik kecurangan yang merugikan negara dan rakyat," imbuhnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu menyebarkan informasi positif sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga transparansi di sektor energi.

Jose menekankan, bahwa dengan adanya dukungan penuh dari masyarakat tentunya dapat menciptakan industri energi yang lebih bersih, adil, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan mencintai produk lokal dan tetap setia pada Pertamina, kita bersama-sama membangun ketahanan energi nasional yang kuat dan berdaulat.

“Bersama, kita wujudkan Pertamina yang lebih transparan dan berdaya saing! Gunakan produk resmi Pertamina. Jangan tinggalkan Pertamina! Selalu gunakan BBM resmi dari Pertamina untuk menjamin kualitas dan mendukung ekonomi nasional. Dukung perusahaan energi nasional agar tetap kuat dan mampu bersaing di industri global,” tutupnya.

Nama raja minyak Indonesia, Riza Chalid diseret-seret sebagai aktor di balik megakorupsi ini. Sang anak, Muhammad Kerry Adrianto Riza sudah lebih dulu ditetapkan Kejagung sebagai tersangka. Publik sejatinya tinggal menunggu keberanian Kejagung untuk menetapkan tersangka Riza Chalid.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya