Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

KAI Terbitkan Surat Utang Rp1 Triliun

SABTU, 08 MARET 2025 | 14:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan surat utang kepada investor. 

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, surat utang ini terdiri atas Obligasi senilai Rp500 miliar dan Sukuk senilai Rp500 miliar.

Obligasi ditawarkan dalam dua seri. Untuk Seri A senilai Rp365.125.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,90 persen dan tenor selama 5 tahun. Kemudian Seri B senilai Rp134.875.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,00 persen berjangka waktu 7 tahun.


Untuk Sukuk, terdiri dari 2 seri. Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp.168 565 miliar dengan jangka waktu 5 tahun. Seri B Rp.331.435 miliar dengan tenor 7 tahun.  

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh perseroan untuk sebagian pembayaran atas pengadaan 54 unit lokomotif untuk pengembangan angkutan barang di Sumatera Bagian Selatan.

Sedangkan seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Sukuk setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh perseroan untuk pengadaan sarana berupa aset bergerak seperti 54 Unit Lokomotif dan/atau sekitar 966 unit gerbong terbuka yang saat ini masih dalam proses pengadaan untuk pengembangan angkutan barang di Sumatera Bagian Selatan.

Apabila dana hasil penawaran umum tidak mencukupi, maka perseroan akan menggunakan dana yang berasal dari kas internal yang dimiliki perseroran atau melakukan pendanaan eksternal lainnya guna melaksanakan pembayaran sebagian fasilitas pinjaman dan rencana pengembangan sebagaimana disebutkan di atas.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya