Berita

Ray Dalio/Net

Dunia

Profil Ray Dalio, Miliarder AS yang Dimintai Nasihat oleh Prabowo

JUMAT, 07 MARET 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang miliarder asal Amerika Serikat Ray Dalio untuk ikut dalam pertemuan antara para menteri dan pengusaha Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Maret 2025. 

Dalam rapat terbatas itu, Prabowo meminta nasihat Ray Dalio soal ekonomi global hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Nusantara).

"Saya rasa kami memang memerlukan nasihat-nasihat yang kritis. Saya rasa ini kuncinya untuk bisa bagaimana kemajuan di dunia ini bisa selalu kami cari, dan di mana kami selalu memerlukan nasihat-nasihat kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain," kata Prabowo kepada Dalio. 


Tak hanya Dalio, Prabowonjuga mengundang sejumlah konglomerat terkaya di Indonesia untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap pengembangan Danantara.

Presiden RI itu berharap saran dari para praktisi bisnis itu dapat mendukung pengelolaan aset-aset Indonesia melalui Danantara secara baik dan hati-hati, serta efisien. 

"Dengan demikian kita mengundang semua pihak yang bisa memberi kepada kita suatu pandangan-pandangan yang kritis, pengalaman mereka, bagaimana mereka melakukan investasi," ujarnya.

Menurut Menteri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, Dalio dilibatkan dalam rapat tersebut karena memiliki pengalaman bisnis dan investasi yang berhasil di seluruh dunia.

"Be (Dalio) ini sudah involved, menjadi investor yang memberikan masukan di dalam banyak sovereign fund lainnya. Beliau ada di Temasek, ada di PIF yang di Saudi Arabia, ada yang di UAE dan beberapa negara lainnya," paparnya.

Ray Dalio merupakan pendiri Bridgewater Associates dan salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia investasi. Dengan pendekatan berbasis prinsip dan strategi inovatifnya, Dalio telah membentuk ulang industri hedge fund dan menginspirasi investor di seluruh dunia. 
  
Dilahirkan pada 8 Agustus 1949 di Queens, New York, Dalio tumbuh dalam keluarga kelas menengah. Sejak muda, ia menunjukkan minat dalam dunia keuangan setelah membeli saham pertamanya di usia 12 tahun. 

Pendidikan formalnya membawanya ke Long Island University untuk studi keuangan sebelum meraih gelar MBA di Harvard Business School pada 1973.

Setelah lulus, Dalio bekerja di berbagai perusahaan Wall Street, termasuk New York Stock Exchange dan Dominick & Dominick LLC, sebelum mendirikan Bridgewater Associates pada 1975 dari apartemennya di New York. 

Berawal sebagai firma penasihat, Bridgewater berkembang menjadi hedge fund terbesar di dunia, mengelola lebih dari 160 miliar dolar AS atau Rp2,6 kuadriliun dalam bentuk aset.
 
Dalio dikenal dengan prinsip "radical transparency" sebuah pendekatan di mana keterbukaan dan meritokrasi menjadi fondasi pengambilan keputusan di Bridgewater. Strateginya berfokus pada analisis makroekonomi global, diversifikasi, dan manajemen risiko yang ketat.  

Dalam bukunya "Principles: Life & Work", Dalio merangkum pemikirannya tentang investasi dan kepemimpinan. Buku ini menjadi bestseller dengan lebih dari 5 juta kopi terjual, memperkuat reputasinya sebagai pemikir utama dalam dunia keuangan.

Menurut Forbes, kekayaan bersih Dalio pada 2024 mencapai 19 miliar dolar AS atau sekitar Rp308,8 triliun, menjadikannya salah satu investor terkaya di dunia. 

Mayoritas kekayaannya berasal dari kepemilikan di Bridgewater Associates, tetapi ia juga memperoleh pendapatan dari investasi pribadi serta penjualan buku dan seminar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya