Berita

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah konglomerat asal Indonesia dan Amerika Serikat, Ray Dalio di Istana, Merdeka Jakarta pada Jumat, 7 Maret 2025/RMOL

Politik

Ray Dalio Ikut Rapat di Istana Bareng Konglomerat, Duduk di Samping Prabowo

JUMAT, 07 MARET 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelaran pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah konglomerat Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Maret 2025, turut dihadiri oleh miliarder asal Amerika Serikat, Ray Dalio. 

Dalam sambutan pembuka, Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Dalio dalam rapat tersebut. Ia berharap pengusaha asal AS itu dapat membagikan pengalaman berbisnisnya di seluruh dunia. 

"Saya rasa kami memang memerlukan nasihat-nasihat yang kritis ini saya rasa kuncinya untuk bisa bagaimana kemajuan di dunia ini bisa selalu kami cari dan di mana kami selalu memerlukan nasihat-nasihat kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain," ujar Prabowo kepada Dalio. 


Bukan tanpa alasan, Prabowo mengundang Dalio dan sejumlah konglomerat terkaya di Indonesia untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap operasi Dana Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia. 

Prabowo berharap saran dari para praktisi bisnis itu dapat mendukung pengelolaan aset-aset Indonesia melalui Danantara secara baik dan hati-hati, serta efisien. 

"Dengan demikian kita mengundang semua pihak yang bisa memberi kepada kita suatu pandangan-pandangan yang kritis, pengalaman mereka, bagaimana mereka melakukan investasi," ujarnya.

"Kita akan bergerak dengan cepat tapi kita akan bergerak dengan sangat teliti dan hati-hati," tambahnya. 

Berdasarkan pantauan RMOL, Ray Dalio yang terlihat memakai kemeja berwarna coklat terlihat duduk disamping Prabowo. 

Konglomerat yang hadir dalam rapat di antaranya andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang merupakan pemilik Jhonlin Group, pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, dan Anthony Salim, pemilik Adaro Boy Thohir.

Selain itu, Ketua Kadin Anindya Bakrie, Bos Lippo James Riady, konglomerat Medco Energy Hilmi Panigoro, Bos Sinar Mas Franky Oesman Widjaja, Bos Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Trans Corp Chairul Tanjung hingga Bos Artha Graha Tomy Winata. 

Sementara pejabat pemerintah yang hadir di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Hadir juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri BUMN Erick Thohir dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya