Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Eropa Berakhir Variatif, Saham Volkswagen dan BMW Melambung

JUMAT, 07 MARET 2025 | 09:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup bervariasi setelah pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB). 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun tipis 0,03 persen atau 0,19 poin menjadi 555,90 pada perdagangan Kamis 6 Maret 2025. 

Di Jerman, Indeks DAX menguat 1,47 persen atau 338,45 poin menjadi 23.419,48. 


Di Prancis, CAC menguat 0,29 persen atau 23,92 poin jadi 8.197,67. FTSE 100 Inggris jatuh 0,83 persen atau 73,00 poin menjadi 8.682,84.

ECB memangkas suku bunga sesuai ekspektasi, dan mengisyaratkan pelonggaran lebih lanjut saat inflasi kembali normal. 

Saham perbankan menguat ke rekor tertinggi. Namun, penguatan ini tidak dialami oleh saham bank-bank Inggris. 

Saham bank menguat 2,6 persen, sementara indeks bank London anjlok 2,7 persen.

Saham konstruksi dan material, bersama dengan barang industri, mencatat peningkatan terbesar, masing-masing melonjak 2,2 persen dan 0,9 persen.

Imbal hasil obligasi jangka panjang terus meningkat, karena ekspektasi pasokan yang lebih tinggi. Obligasi 10 tahun Jerman terakhir berada di 2,835 persen. Kenaikan tersebut menekan sektor yang sensitif terhadap suku bunga seperti real estat, yang menyebabkan kerugian sektoral dengan kejatuhan 2,7 persen. 

Pasar Eropa masih terus mencermati kebijakan tarif 25 persen yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump atas impor mobil Eropa. 

Saham Volkswagen melambung 3,9 persen. BMW naik 4,3 persen, dan Stellantis menguat 2,1 persen.

Saham raksasa pos DHL juga meroket 14,2 persen setelah mengungkap rencana untuk memangkas sekitar 8.000 pekerjaan di Jerman tahun ini.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya