Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung/Istimewa

Politik

Pramono Pantau Banjir Jakarta dan Bekasi Lewat Udara

KAMIS, 06 MARET 2025 | 12:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memantau kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan daerah sekitarnya menggunakan helikopter pada Kamis 6 Maret 2025.

Dalam peninjauan ini, Pramono didampingi Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Irjen Mohammad Yassin Kosasih. 

Pramono menyampaikan, permukaan air di Pintu Air Manggarai sudah turun di angka 600 sentimeter. Statusnya pun  turun ke siaga empat. Sebelumnya debit air sempat menyentuh 850 sentimeter.


"Ada beberapa hal yang akan segera kita tindak lanjuti dan selesaikan, terutama normalisasi sungai Ciliwung di Pengadegan, Cawang, dan Bidara Cina. Karena itu yang kemarin memberikan dampak banjir luar biasa ketika intensitas hujan tinggi," ujar Pramono, di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Maret 2025.

Tidak hanya Jakarta, Pramono juga meninjau kawasan banjir di Bekasi dari udara. Dia pun menugaskan lebih dari 200 pasukan oranye atau PPSU ke Bekasi untuk membantu kerja bakti.

"Dari tinjauan tadi, Bekasi sampai hari ini masih serius menangani banjir. Seperti di Babelan tadi hampir semua rumah-rumah penduduk masih terkendala banjir," kata Pram.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berharap, permasalahan banjir dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala.   

"Kita akan membantu semaksimal mungkin, sekuat apa yang kita miliki. Tidak ada orang yang menginginkan adanya banjir atau bencana ini," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya