Berita

Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di jantung PIK 2/Ist

Bisnis

Prospek PIK 2 Makin Cerah Dukung Pertumbuhan Ekonomi

KAMIS, 06 MARET 2025 | 05:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Emiten pengembang properti nasional, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menutup tahun 2024 dengan pencapaian gemilang.

Sepanjang 2024, PANI telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,8 triliun yang menunjukkan peningkatan 31,21 persen dari tahun sebelumnya (2023), yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,2 triliun.

Kenaikan sebesar Rp673,7 miliar mencerminkan kinerja perusahaan yang sangat baik seiring dengan pertumbuhan sektor properti Indonesia.


Wakil Presiden Direktur PANI, Alexander Halim Kusuma menyatakan strategi bisnis yang telah berjalan diharapkan dapat mengakomodasi permintaan masyarakat Indonesia. 

“Kita tetap membawa pengalaman yang unik dan spesial yang menggabungkan kearifan lokal dan properti bertaraf internasional,” ujar Alexander dalam keterangannya, Rabu, 5 Maret 2025.

Salah satunya, lanjut dia, melalui pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang merupakan bagian dari ekosistem Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) bertaraf internasional. PIK 2 berharap NICE bisa beroperasi secara bertahap mulai Oktober 2025.

Pembangunan NICE sepenuhnya didanai oleh dana masyarakat yang dihimpun dari penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) salah satu entitas anak PANI, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, dengan total dana terkumpul sebesar Rp2,3 triliun.

NICE terletak di lokasi strategis pada jantung pusat bisnis PIK2, yang memberikan kemudahan akses dan mobilitas masyarakat.

“PANI optimis menyambut peluang masa depan yang semakin terbuka dengan segera beroperasinya jalan tol Kataraja di tahun ini yang akan mempermudah akses masuk dan keluar PIK 2,” ungkapnya.

Dengan dibukanya tol Kataraja, akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke PIK 2 hanya membutuhkan waktu 7 menit yang tentunya akan mempermudah masyarakat dan wisatawan untuk mengakses destinasi wisata yang ada di PIK 2.

“2024 merupakan tahun yang penuh tantangan, baik bagi PANI maupun Indonesia secara umum. Melihat kinerja Laporan Keuangan Auditan PANI Tahun 2024, kami percaya bahwa seluruh usaha yang telah dilakukan sepanjang tahun ini menunjukkan hasil yang luar biasa. Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan PANI,” ungkap dia. 

Dengan kinerja optimal, PANI menunjukkan performa yang baik dalam setiap aspek bisnisnya. 

“Sepanjang tahun 2024, kami berhasil meluncurkan berbagai produk baru, menyelenggarakan berbagai acara yang berjalan dengan meriah, dan menjalankan strategi bisnis sesuai dengan rencana pembangunan kami. Kami bertekad untuk terus meningkatkan seluruh kinerja baik PANI di tahun 2024 dan memastikan keberlanjutan kesuksesan kami di tahun-tahun mendatang,” bebernya. 

“Kami akan tetap mempertahankan identitas PANI sebagai pemimpin pasar sektor properti yang penuh dengan inovasi dan inspirasi. PANI akan terus berkembang dengan menciptakan pasar yang optimal dan sustainable profitability dengan tetap berkomitmen senantiasa menjaga kepercayaan konsumen. Kami juga berharap, kontribusi PANI dapat mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia, baik dalam skala nasional maupun internasional,” pungkas Alexander.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya