Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/RMOL

Politik

Erick Thohir Ngadep Jaksa Agung Bukan Pengondisian Kasus Korupsi Pertamax Oplosan

RABU, 05 MARET 2025 | 16:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pertemuan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin benar adanya.

Pertemuan terjadi tak lama setelah Kejagung menetapkan petinggi Pertamina Patra Niaga dkk sebagai tersangka korupsi tata kelola minyak mentah yang ditaksir merugikan negara hingga Rp193,7 triliun hanya dalam rentang satu tahun.

"Memang rapat terkait banyak hal, antara lain penyidikan Pertamina. (Menteri BUMN) meminta penjelasan posisi dan keterkaitan para tersangka yang sudah ditahan karena mereka kan pejabat Pertamina (bagian dari BUMN)," kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar kepada redaksi, Rabu, 5 Maret 2025.


Ia membantah spekulasi jika pertemuan Erick dan Burhanuddin untuk pengondisian kasus yang selain menyeret pejabat Pertamina Patra Niaga, juga menyeret anak saudagar minyak Riza Chalid. 

"Tidak benar itu (pengondisian) Mas," singkat Harli.

Erick Thohir sebelumnya menyebut pertemuan dengan Jaksa Agung dilakukan sebelum pergi menghadiri retret kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Pertemuan juga berlangsung setelah Kejagung menahan para tersangka kasus yang juga lebih tenar disebut korupsi Pertamax oplosan.

"Kemarin saya meeting sama Pak JA (Jaksa Agung) sebelum ke Magelang jam 11 malam. Kami apresiasi yang dilakukan Kejaksaan, kami hormati," kata Erick, Sabtu, 1 Maret 2025 lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya