Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar sudah berkomunikasi dengan Menag adn Menkes Saudi Arabia/RMOL

Politik

Nasaruddin Umar Sudah Bicara dengan Pihak Saudi Soal Batas Umur Jemaah Haji

SELASA, 04 MARET 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan Menteri Agama serta Menteri Kesehatan dari Arab Saudi tentang batas usia jemaah haji Indonesia.

Hal itu disampaikan Nasaruddin Umar ketika rapat kerja Komisi VIII DPR RI yang membahas persiapan haji 2025, di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa, 5 Maret 2025.

Nasaruddin menuturkan telah berkomunikasi secara intens dengan Menteri Agama Abdul Latief Alu Asy Syaikh dan Menteri Kesehatan Fahad Abdulrahman Al Jalajel.


Kepada kedua menteri dari otoritas pemerintahan Arab Saudi itu, Nasaruddin meminta pemerintah Arab Saudi memberikan kerohiman agar syarat jemaah Indonesia ditentukan dengan istitha'ah (kemampuan) dari segi kesehatan, bukan dari usia.

“Kami juga berjumpa langsung dengan menteri kesehatan. Isu pembatasan maksimum umur ke angka 90 tahunan itu. Tapi saya berusaha untuk meyakinkan kepada Menteri Kesehatan, ya. Kalau boleh di Indonesia ini kita tidak menggunakan istilah batas umur tetapi  istitha'ah,” kata Nasaruddin Umar.

Menurutnya, banyak jemaah haji Indonesia yang sudah berusia lanjut, tetapi kondisi fisiknya masih prima dan mampu menjalankan ibadah haji dengan baik.

“Kan di sini juga ada menteri kesehatan, merekalah yang menentukan  istitha'ah dari segi kesehatan itu, jadi bukanlah faktor umur ya,” sambungnya.

Imam besar Masjid Al Istiqlal ini mengatakan bahwa menteri agama dan menteri kesehatan tersebut mengerti dan memahami kondisi jemaah di Indonesia.

"Alhamdulillah, ada understanding yang sangat bagus antara dua  menteri tersebut," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya