Berita

Petugas BPBD DKI Jakarta mengevakuasi warga yang terdampak banjir/Ist

Nusantara

Pramono Anung:

Waduk Ciawi dan Sukamahi Efektif Kurangi Banjir Kiriman

SENIN, 03 MARET 2025 | 12:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 62 RT di Jakarta terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 370 cm akibat curah hujan dan kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, sejak Minggu malam, 2 Maret 2025, telah berkoordinasi dengan seluruh dinas terkait untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, terutama di bulan Ramadan.

"Saya dari tadi malam memantau mengenai banjir kiriman ini dan saya bersyukur stakeholder atau dinas terkait, mereka sejak awal sudah mempersiapkan diri. Baik itu urusan sosial, urusan sumber daya alam dan juga hal yang berkaitan karena ini kan bulan puasa," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 3 Maret 2025.


Menurutnya, banjir kiriman yang terjadi saat ini telah berkurang signifikan berkat pembangunan Waduk Ciawi dan Sukamahi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kondisi banjir saat ini pun sudah mulai surut.

Meski demikian, Pramono meminta semua pihak agar tetap waspada dan siap mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan, terutama selama bulan Ramadan ini.

"Tadi pagi saya juga dengar laporan dari Pak Sekda dan kepala dinas serta wali kota terkait bahwa sekarang ini mulai penyurutan," kata Pramono.

Sementara untuk mengatasi banjir lokal, sambung Pramono, Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan pengerukan saluran air dan mengaktifkan kembali sumur resapan. Upaya ini akan terus dilakukan untuk meminimalisir dampak banjir di Jakarta.

"Untuk banjir lokal, kan kita sudah mulai pengerukan di mana-mana. Sumur resapannya kita fungsikan kembali, sehingga itulah yang harus dilakukan dan kami akan melakukan itu," tandas Pramono.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya