Berita

BPKH bersama perwakilan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH)/Ist

Bisnis

BPKH Kolaborasi dengan 30 Bank Beri Layanan Terbaik bagi Jamaah Haji

SABTU, 01 MARET 2025 | 15:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersinergi dengan 30 Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) untuk meningkatkan layanan haji 2025 bagi masyarakat.

Sinergi ini mencakup evaluasi pendaftaran haji 2024, strategi peningkatan jumlah pendaftar haji 2025, serta optimalisasi produk perbankan syariah terkait haji.

Anggota Badan Pelaksana Bidang Penghimpunan, Transformasi, dan Teknologi Informasi BPKH, Harry Alexander, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, baik yang sedang menunggu keberangkatan maupun yang telah menunaikan ibadah haji.


Sebagai bagian dari digitalisasi layanan, BPKH telah meluncurkan BPKH Apps yang memungkinkan jemaah memantau nilai manfaat virtual account dari pengelolaan dana haji.

BPKH juga mendorong integrasi sistem digital dengan aplikasi mobile milik BPS-BPIH untuk mempercepat inklusi keuangan syariah serta kemudahan akses layanan perbankan bagi calon jemaah haji.

“BPKH turut mendorong BPS-BPIH untuk bergabung dalam ekosistem digital haji, salah satunya dengan konektivitas antara BPKH Apps dengan aplikasi mobile milik BPS- BPIH. Upaya ini akan meningkatkan inklusi keuangan syariah dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendaftar haji," tuturnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 1 Maret 2025.

Selain itu, BPKH dan BPS-BPIH dakan berkolaborasi dalam pengembangan agen haji untuk memperluas literasi keuangan syariah dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan dana haji.

“BPS-BPIH dapat berkolaborasi dengan BPKH dengan mengembangkan fitur layanan produk perbankan syariah seperti tabungan haji, cicilan Setoran Awal (SA) serta Setoran Lunas (SL), dan Tabungan Emas serta produk digital tabungan emas” tambah Harry.

Anggota Bidang Investasi Surat Berharga dan Emas, Analisis Portofolio, Penyelesaian Transaksi, dan Penempatan BPKH, Indra Gunawan, menegaskan bahwa sinergi ini berperan penting dalam menciptakan produk unggulan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“BPKH bersama BPS BPIH akan terus bersinergi untuk melakukan inovasi dan mengembangkan product champion di perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan,  untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memajukan ekonomi syariah," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya