Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Saham Eropa Ditutup Menghijau, Sektor Perbankan Masih jadi Unggulan

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup menghijau seiring  laporan keuangan perusahaan yang dinilai positif. 

Pernyataan Ukraina yang menyetujui perjanjian mineral yang diajukan Amerika Serikat, juga menjadi sorotan investor. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,99 persen atau 5,47 poin menjadi 559,67 pada perdagangan Rabu 26 Februari 2025. Penguatan ini didorong oleh saham perbankan. 


Indeks DAX Jerman melesat 1,71 persen atau 383,84 poin menjadi 22.794,11. Sementara  FTSE 100 meningkat 0,72 persen atau 62,79 poin jadi 8.731,46, dan CAC Prancis menguat 1,15 persen atau 92,85 poin menjadi 8.143,92.

Sektor konstruksi dan material naik 1,9 persen, yang didorong oleh melonjaknya saham produsen batu bata Wienerberger 11,3 persen. 

Saham perusahaan jasa informasi Belanda, Wolters Kluwer, jatuh 10,9 persen setelah mengumumkan petingginya, Nancy McKinstry, akan pensiun.

Saham berkapitalisasi menengah Jerman mencapai level tertinggi dalam lebih dari enam bulan, didorong optimisme seputar kebijakan pro-pertumbuhan dan pengeluaran pertahanan yang lebih tinggi dari pemerintah berikutnya yang kemungkinan akan dipimpin kubu konservatif Friedrich Merz.

Indeks kedirgantaraan dan pertahanan Eropa melesat 1,5 persen.

Bank Sentral Eropa siap memberikan lampu hijau kepada UniCredit Italia untuk meningkatkan sahamnya di pesaing Jerman, Commerzbank. Saham perusahaan itu melejit masing-masing 3,1 persen dan 1,6 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya