Berita

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan/RMOL

Bisnis

Pegadaian Bidik Deposito Emas Capai 1,5 Ton pada Akhir 2025

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 21:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Pegadaian menargetkan total deposito emas yang tersimpan di perusahaan dapat mencapai 1,5 ton hingga akhir 2025. 

Optimisme ini muncul setelah adanya lonjakan signifikan dalam jumlah emas yang didepositokan hanya dalam dua pekan sejak perusahaan memperoleh izin usaha bullion pada 23 Desember 2024.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu dua minggu, total emas yang masuk dalam skema deposito telah mencapai 300 kilogram, dengan nilai hampir Rp500 miliar. Ia yakin pertumbuhan ini akan semakin pesat setelah Presiden Prabowo resmi meluncurkan bullion bank.


"Akhir tahun kira-kira 1,5 ton, kurang lebih. Bisa jadi karena yang ngomong Pak Prabowo, bisa langsung cepat tumbuhnya," ujar Damar dalam acara peresmian bullion bank di Jakarta, Rabu 26 Februari 2025.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 17/2024, Pegadaian dapat menjalankan empat jenis usaha dalam bisnis bullion, yaitu simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas.

Damar menjelaskan bahwa melalui layanan simpanan emas, masyarakat dapat menyimpan emas dalam bentuk deposito yang tetap likuid dan dapat digunakan sebagai instrumen pembiayaan.

"Setelah kita himpun dana berupa emas, tentu ada pihak lain yang butuh emas untuk produksi, untuk membuat perhiasan, bisa pinjam ke Pegadaian, kembali emas di Pegadaian lagi," jelasnya.

Selain itu, Pegadaian juga menjalankan bisnis perdagangan emas dengan menjual emas langsung kepada konsumen. Dengan skema ini, perusahaan berambisi menjadi pusat ekosistem pasar emas di Indonesia.

Sebagai lembaga jasa keuangan dengan izin usaha bullion, Pegadaian didukung oleh anak perusahaannya, Galeri 24, yang memiliki kemampuan melakukan pemurnian emas, termasuk mengolah emas bekas menjadi emas murni 99,9 persen.

Hingga 2024, jumlah tabungan emas di Pegadaian telah mencapai 11 ton. Damar menambahkan bahwa masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal kecil, yakni mulai dari 0,1 gram.

"Untuk penyimpanan emas di 2024, kami tabungan emas ada 11 ton, 11 ton adalah tabungan masyarakat di Pegadaian, yang bisa mulai dari 0,1 gram bisa melalui Pegadaian dengan cara digital," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya