Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani (tengah) saat hadiri kongres VI Partai Demokrat/Ist

Politik

Prabowo Berpeluang Gandeng AHY Atau Puan di 2029

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 15:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemilu 2024 belum lama berlalu, namun spekulasi soal pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2029 mulai hangat diperbincangkan.

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menyoroti gestur Prabowo saat menghadiri Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta pada Selasa malam 25 Februari 2025.

Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh politik tampak berada di dekat Prabowo. Mulai dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.


"Bukan tidak mungkin ke depan ini Prabowo sedang menimbang di antara orang-orang yang duduk tadi malam itu adalah mereka yang akan menjadi pendamping dirinya," kata Adi dikutip lewat kanal YouTube, Rabu 26 Februari 2025.

Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan kini menjabat Menko, AHY bisa menjadi figur kuat untuk mendampingi Prabowo di periode keduanya.

Tak kalah menarik, kehadiran Puan Maharani juga diperbincangkan. Selain mengemban Ketua DPP PDIP, Puan juga merupakan bagian dari trah politik Megawati Soekarnoputri.

"Puan memiliki hubungan politik yang baik dengan Prabowo Subianto," jelas Analis Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Menurut Adi Prayitno, gestur politik yang ditampilkan dalam pertemuan tadi malam bisa menjadi sinyal awal menuju Pilpres 2029. Jika ada kesepahaman antara partai-partai besar, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka akan menjadi pendamping Prabowo di periode selanjutnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya