Berita

Bank Korea Selatan (BOK)/Net

Bisnis

Bank Sentral Korsel Pangkas Proyeksi Pertumbuhan hingga Suku Bunga

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 09:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Korea Selatan (BOK) kembali memangkas suku bunga acuan menjadi 2,75 persen.

Seperti dikutip dari Channele News Asia pada Selasa 25 Februari 2025, penurunan ini menjadi yang ketiga kalinya sejak BOK mulai memangkas biaya pinjaman dari level tertinggi selama 15 tahun pada Oktober 2024.

Situasi itu membuat suku bunga Korea kini di bawah kisaran target dari Federal Reserve AS sebesar 4,25-4,50 persen.


Korsel menjauh dari kebijakan moneter yang ketat menuju sikap netral di tengah meningkatnya kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi negara itu.

Baru-baru ini, BOK telah merevisi perkiraan pertumbuhan untuk 2025 turun menjadi 1,5 persen dari 1,9 persen. Namun bank sentral itu tetap mempertahankan perkiraan inflasi pada 1,9 persen untuk 2025 hingga 2026.

Korea Selatan saat ini sedang bergulat dengan dampak ekonomi dari perang tarif Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan memangkas keuntungan perusahaan. 

Selain itu, pemerintah Korsel juga masih terus berusaha memulihkan kondisi sentimen konsumen usai gejolak darurat militer pada Desember lalu.

Gubernur BOK Rhee Chang-yong sebelumnya sudah menyarankan anggaran fiskal tambahan sebesar 15 triliun won hingga 20 triliun won untuk meningkatkan pertumbuhan. Namun diskusi ini masih terhenti di parlemen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya