Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Pasar Saham Eropa Ditutup Menghijau Ditopang Saham Perbankan

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berakhir di zona hijau yang didukung oleh sektor perbankan. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,15 persen atau 0,81 poin menjadi 554,20 pada penutupan perdagangan Selasa 25 Februari 2025 waktu setempat. 

Saham HSBC dan Banco Santander memimpin kenaikan. 


Saham Novo Nordisk melesat 2,8 persen, dan Smith+Nephew Inggris melambung 6,1 persen setelah penjualan dan laba tahunan pada pembuat produk medis tersebut melampaui ekspektasi analis.

Aksi jual saham teknologi secara global menarik indeks teknologi merosot 1,5 persen. Perusahaan chip ASML anjlok 2,2 persen.

Saham yang terekspos kecerdasan buatan termasuk Schneider Electric dan Siemens Energy turun masing-masing 3,6 persen dan 7,3 persen.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengatakan akan meningkatkan belanja pertahanan tahunan menjadi 2,5 persen dari PDB pada 2027.

Indeks saham unggulan Jerman DAX turun 0,07 persen atau 15,66 poin menjadi 22.410,27, yang dipengaruhi salah satunya karena ekonomi Jerman menyusut 0,2 persen pada kuartal terakhir 2024. 

Indeks FTSE 100 Inggris menguat o,11 persen atau 9,69 poin menjadi 8.668,67.

CAC Prancis berkurang 0,49 persen atau 39,92 poin jadi 8.051,07.

Saham Unilever menyusut 1,3 persen setelah raksasa consumer good itu mengatakan CEO Hein Schumacher akan mengundurkan diri dan digantikan kepala keuangan Fernando Fernandez.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya