Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, Sergei K. Shoigu, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 25 Februari 2025/Ist

Politik

Presiden Prabowo Jajaki Kerja Sama Hankam dengan Rusia

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 16:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto, menerima kunjungan kehormatan Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, Sergei K. Shoigu, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 25 Februari 2025. 

Kunjungan ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Sergei Shoigu, yang didampingi oleh delegasi, tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 12.30 WIB, dan disambut dengan jajar kehormatan serta sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.


Presiden Prabowo menyambut kedatangan Sergei Shoigu di teras Istana Merdeka, sebelum keduanya melanjutkan pertemuan ke ruang kredensial. 

Di sana, keduanya berjabat tangan dan melakukan sesi foto bersama, menunjukkan kedekatan dan komitmen kuat untuk mempererat kerja sama antara kedua negara.

Setelah sesi foto, pertemuan dilanjutkan dengan diskusi di ruang kerja Presiden, di mana mereka membahas berbagai isu strategis mengenai hubungan bilateral serta isu-isu keamanan kawasan. 

Presiden Prabowo dan Sergei Shoigu juga saling memperkenalkan delegasi dari masing-masing negara, yang turut serta dalam pertemuan tersebut.

Tampak hadir mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan Sergei Shoigu bersama delegasi dari kedua negara menikmati jamuan santap siang di Presidential Lounge, Istana Kepresidenan Jakarta. 

Acara ini semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia, yang terus berkembang untuk menciptakan stabilitas kawasan dan membuka peluang lebih luas untuk kerja sama di masa depan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya