Berita

Manchester United bakal pecat ratusan karyawan pada tahun ini/Net

Sepak Bola

5 Tahun Selalu Merugi, Man United Bakal PHK Ratusan Karyawan

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi finansial buruk yang dialami klub Premier League Inggris, Manchester United, membuat manajemen harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 200 karyawan mereka. PHK ini akan dilakukan pada tahun ini. 

Langkah itu, bertujuan untuk mengembalikan keuntungan yang hilang selama lima tahun terakhir.

Dikutip dari BBC, Selasa 25 Februari 2025, CEO Man United, Omar Berrada, telah melakukan pertemuan dengan para staf pada Senin, 24 Februari 2025. Dalam pertemuan tersebut, Berrada memberi tahu para karyawan bahwa akan ada gelombang pemutusan kerja berikutnya sebagai bagian dari "rencana transformasi."


Pada 2024, MU juga pernah mem-PHK sekitar 250 karyawan.

"Rencana transformasi ini bertujuan mengembalikan klub ke jalur profitabilitas setelah lima tahun berturut-turut mengalami kerugian sejak 2019," tulis pernyataan resmi MU. 

MU juga menyebut akan ada sekitar 150-200 pekerja yang diberhentikan, tergantung proses konsultasi dengan karyawan yang diperkirakan akan memakan waktu 3-4 bulan ke depan.

Langkah ini diklaim sebagai upaya untuk menyehatkan kembali kondisi keuangan klub sehingga bisa berinvestasi kepada tim putra dan putri, termasuk memperbaiki infrastruktur klub.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk menempatkan Manchester United pada posisi terkuat untuk menang baik di kategori tim putra, putri, dan akademi kami. Pilihan sulit ini diperlukan untuk mengembalikan klub ke posisi keuangan yang stabil," tutur Berrada.

"Kami telah merugi selama lima tahun berturut-turut. Ini tidak boleh terus berlanjut. Dua prioritas utama kami sebagai klub adalah memberikan kesuksesan di lapangan bagi para penggemar kami dan meningkatkan fasilitas kami. Kami tidak dapat berinvestasi pada tujuan-tujuan ini jika kami terus-menerus merugi," sambungnya.

Tak hanya melakukan PHK, Setan Merah juga akan memindahkan sejumlah staf dari Old Trafford ke markas latihan di Carrington. Kemudian semua pimpinan wajib berbasis di Manchester, dan mengurangi kehadiran mereka di London.

Upaya memperbaiki keuangan juga dilakukan dengan meniadakan makan siang gratis bagi staf di Old Trafford. Hal ini dinilai bisa menghemat lebih dari 1 juta pound per tahun. Untuk katering di Carrington setidaknya aman hingga akhir musim ini. 

Bahkan suporter pun akan terdampak dari kebijakan pengetatan anggaran ini. Mereka dikenakan kenaikan harga tiket menjadi 66 pound per laga, tanpa ada diskon untuk anak-anak dan lansia.

MU mencatatkan kerugian sebesar 113,2 juta pound pada tahun keuangan musim lalu. Kondisi ini diperparah dengan buruknya performa MU di lapangan. The Red Devils tercecer di papan bawah klasemen sementara Liga Premier League musim ini. Berada di peringkat 15 dengan 30 poin dari 26 laga.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya