Berita

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily/Ist

Politik

Retret Magelang, Lemhannas Bekali Kepala Daerah 4 Konsensus Dasar untuk Bermasyarakat

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 17:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lembaga Ketahanan Negara (Lemhannas) ambil bagian dalam paparan materi pada pelaksanaan retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily hadir memberikan pembekalan dengan materi inti 4 konsensus dasar. Yakni implementasi nilai Pancasila, implementasi nilai UUD 45, implementasi nilai NKRI dan implementasi Nilai Bhineka Tunggal Ika.

Ace Hasan Syadzily menekankan perlunya kepala daerah memahami dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 konsensus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Pembekalan yang diberikan oleh Lemhannas dalam acara retret kepala daerah ini, selain berbentuk ceramah secara panel dengan para narasumber yang profesional di bidangnya juga berbentuk diskusi kelompok.

Dengan membagi kelas diskusi kelompok menjadi 16 kelas, para kepala daerah berdiskusi terkait dengan isu-isu yang kaitannya dengan wawasan kebangsaan, geopolitik, ideologi, ketahanan nasional dan kepentingan nasional.

Kemudian dinamika global, mencari penyebab inti permasalahan dan implikasi terhadap Ketahanan Nasional, serta membuat strategi pemecahan masalahnya.

"Pada sesi ini, diharapkan hasil diskusi yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan dan menjadi pedoman bagi para kepala daerah saat mereka bekerja di masyarakat," Ace dalam keterangan tertulis, Senin 24 Februari 2025.

Selama pelaksanaan diskusi kelompok, Ace Hasan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, didampingi Sestama Lemhannas RI komjen Pol RZ Panca Putra dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Mayjen TNI Ridho Hermawan terlihat menyambangi satu demi satu kelompok diskusi dan serius menyimak berbagai pendapat, perdebatan, dan solusi yang diberikan oleh para kepala daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyambut baik dan mengapresiasi diskusi kelompok dari para kepala daerah tersebut.

Menurutnya, antusiasme kepala daerah diskusi yang dipenuhi dengan berbagai perspektif dari kepala daerah, merupakan pengkayaan bagi kepala daerah yang lain.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya