Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Melemah Senin Pagi, IHSG Diperkirakan Hadapi Tekanan

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 10:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia membuka sesi perdagangan awal pekan, Senin 24 Februari 2025, dengan indeks utama kompak jatuh,.

Pelemahan ini melanjutkan tren pelemahan indeks acuan pada sesi penutupan bursa saham utama Wall Street pada akhir pekan lalu. Sementara hari ini bursa saham Jepang tutup karena libur nasional.

Dikutip dari CNBC, indeks ASX 200 Australia dibuka merosot 0,81 persen. 
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,71 persen dan indeks Kosdaq, Korea Selatan, dibuka melemah 0,12 persen. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,71 persen dan indeks Kosdaq, Korea Selatan, dibuka melemah 0,12 persen. 

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan akan kembali menghadapi tekanan penurunan, di tengah aksi jual asing yang terus berlangsung, setelah mengakhiri pekan lalu dengan menguat 0,22 persen menjadi 6.803. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF    ( EIDO ), di New York Stocks Exchange anjlok 1,43 persen ke 17,60 Dolar AS.

Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu berakhir anjlok dihantam aksi jual setelah laporan ekonomi yang suram. 

Di antara 11 sektor utama S&P 500, semua sektor kecuali  consumer staples  berakhir lebih rendah. 

Bursa saham utama Eropa juga menutup pekan dengan bervariasi. Sementara kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York menutup pekan lalu dengan menguat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya