Berita

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto usai menerima kunjungan Ambassador for Promotion of AZEC dan Special Asisstant to The MOFA Japan, Yamada Takio dan rombongan/Repro

Politik

Menko Airlangga: Jepang Dukung Realisasi Proyek Strategis AZEC di Indonesia

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 22:29 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Komitmen Indonesia untuk melakukan transisi energi mendapat dukungan dari Pemerintah Jepang. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto usai menerima kunjungan Ambassador for Promotion of AZEC dan Special Asisstant to The MOFA Japan, Yamada Takio yang didampingi  Chairman to the BOD JBIC, Tadashi Maeda, di Kantor Kemenko Perekonomian. 

“Kami membahas dukungan penuh dari Pemerintah Jepang terkait realisasikan proyek-proyek strategis AZEC atau Asia Zero Emission Community melalui pendanaan inovatif, termasuk membuka kesempatan bagi semua pelaku usaha sebagai upaya inklusif mewujudkan kesejahteraan rakyat dan ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” kata Airlangga dilihat pada akun pribadinya, Jumat, 21 Februari 2025 malam.

Airlangga menjelaskan, Indonesia berkomitmen dalam melakukan transisi energi. Dalam hal ini, pemerintah terus mendorong mobilitas dan transportasi listrik, meningkatkan efisiensi energi di berbagai sektor, serta mengeksplorasi sumber energi baru. 


“Juga dengan 'Super Grid' untuk meningkatkan konektivitas dan penerapan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (Carbon Capture, Utilization, and Storage/CCUS),” ujarnya.

Lewat pertemuan ini, Airlangga mengharapkan kolaborasi negara maju untuk bermitra dengan Indonesia dalam mendorong transisi energi berkelanjutan.

“Saya tentunya mengharapkan kolaborasi negara-negara maju khususnya Jepang, sebagai pelopor AZEC, untuk terlibat dan bermitra, antara lain dari segi pendanaan dan pengembangan,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya