Berita

Sosialisasi Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (Yamsa) tentang ancaman penyalahgunaan narkoba/Ist

Politik

Tantangan Anak Muda Bukan Hanya Cita-cita, Tetapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Permasalahan penyalahgunaan narkoba pada generasi muda cukup mengkhawatirkan. Pada tahun 2024, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai 3,3 juta orang yang didominasi oleh generasi muda, terutama remaja yang berusia 15 hingga 24 tahun.

Berangkat dari latar belakang ini, Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (Yamsa) yang diketuai oleh Nur Asia Uno, tergerak untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Sekretaris Yamsa, Zulkarnain Aziz mengatakan, narkoba telah merenggut banyak harapan, menghancurkan impian, dan merusak kehidupan tanpa pandang bulu.


"Tidak sedikit anak muda yang kehilangan masa depannya karena terjerat dalam penyalahgunaan barang terlarang ini," kata Aziz dalam keterangan tertulis, Jumat 21 Februari 2025.

Dikatakan Aziz, Yamsa mengambil langkah aktif dengan sosialisasi di sekolah bersama Ruang Perempuan, dalam edukasi yang dikemas dengan apik melalui edutainment.

Disampaikan Aziz, Yamsa menyadari di era globalisasi yang semakin terbuka ini memiliki tantangannya sendiri bagi anak muda.

"Tantangan terbesar bagi generasi muda saat ini bukan hanya sekadar mengejar cita-cita, melainkan juga bertahan dari ancaman penyalahgunaan narkoba," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya