Berita

Sanken Elektronik saat buka suara soal kabar tutup pabri di Cikarang/ instagram @sankencorp

Bisnis

Penutupan Pabrik PT Sanken Indonesia Beda dengan Sanken yang Produksi Elektronik

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penutupan pabrik PT Sanken Indonesia di Cikarang sempat menimbulkan keresahan masyarakat. Banyak yang mengira perusahaan tersebut adalah produsen peralatan elektronik rumah tangga dengan merek Sanken, padahal keduanya berbeda.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Ronggolawe Sahuri, menjelaskan bahwa pabrik yang tutup adalah milik PT Sanken Indonesia, bukan PT Sanken Argadwija, produsen elektronik rumah tangga yang dikenal luas.

"Tidak ada kaitannya dengan Sanken (PT Sanken Argadwija, Tangerang), yang memproduksi peralatan rumah tangga," kata Ronggolawe dalam keterangan resminya.


PT Sanken Indonesia diketahui bergerak di bidang produksi peralatan listrik industri, seperti Switch Mode Power Supply (SMPS) dan transformer, dengan pabrik berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. 

Sementara itu, PT Sanken Argadwija yang berbasis di Tangerang, Banten, memproduksi peralatan elektronik rumah tangga, seperti kulkas dan dispenser.

Direktur Marketing PT Sanken Argadwija, Esmond H. Tirtajasa, juga menegaskan bahwa perusahaannya tidak terdampak oleh penutupan pabrik tersebut. 

“Kesamaan nama Sanken diharapkan tidak membuat masyarakat bingung," katanya dalam unggahan Sanken di akun Instagram resmi @sankencorp pada Jumat 21 Februari 2025.

Bahkan, PT Sanken Argadwija, kata Esmond, tengah bersiap melakukan ekspansi dengan membuka pabrik baru di Cirebon, Jawa Barat, guna memenuhi permintaan yang terus meningkat.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena jaringan service Sanken yang tersebar di seluruh Indonesia tetap berjalan normal dan akan lebih ditingkatkan lagi," tegasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya