Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Ekspor Jepang Tumbuh tapi Defisit Membengkak Akibat Naiknya Impor

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 11:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspor Jepang meningkat selama empat bulan berturut-turut hingga Januari 2025. 

Menurut data yang dirilis Rabu 19 Februari 2025 dan dilaporkan Nikkei Asia, nilai kenaikan ekspor mencapai 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 7,9 persen. 

Sementara itu, impor Jepang tumbuh lebih signifikan, naik 16,7 persen pada periode yang sama, melebihi ekspektasi pasar sebesar 9,7 persen. Akibatnya, Jepang mencatat defisit perdagangan sebesar 2,759 triliun Yen (sekitar Rp281,48 triliun), lebih besar dari perkiraan defisit 2,1 triliun Yen (sekitar Rp224,7 triliun). 


Secara khusus, ekspor ke Tiongkok menurun 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara ekspor ke Amerika Serikat meningkat 8,1 persen. 

Pemerintah Jepang menyatakan kekhawatirannya terhadap kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. 

Trump mempertimbangkan pengenaan tarif 25 persen pada mobil impor, yang dapat berdampak signifikan pada ekonomi Jepang mengingat ketergantungannya pada ekspor, terutama ke pasar AS. Selain itu, Jepang telah meminta pengecualian dari tarif impor baja dan aluminium yang diberlakukan oleh AS. 

Meskipun ekspor terus menjadi pendorong utama pemulihan ekonomi Jepang, beberapa analis memperingatkan bahwa inflasi yang berkelanjutan pada harga makanan dan barang kebutuhan sehari-hari dapat menghambat pertumbuhan konsumsi domestik.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya