Berita

Reserve Bank of Australia (RBA)/Net

Bisnis

Australia Pangkas Suku Bunga, Pertama Kali sejak Pandemi

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Reserve Bank of Australia (RBA) atau Bank Sentral Australia memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2020 pada Selasa 18 Februari 2025. 

Pemangkasan ini akan memberikan sedikit kelegaan bagi peminjam dan menjadi kabar baik bagi Perdana Menteri Anthony Albanese, yang menghadapi pemilihan umum yang sulit yang akan diadakan paling lambat tanggal 17 Mei. 

Spekulasi beredar bahwa ia mungkin menggunakan kesempatan itu untuk mengadakan pemilihan umum lebih awal.


Dikutip dari Reuters, RBA mengatakan kemajuan telah dibuat terkait inflasi meskipun masih berhati-hati tentang prospek pelonggaran kebijakan lebih lanjut.

"Meskipun keputusan kebijakan hari ini mengakui kemajuan yang menggembirakan pada inflasi, Dewan tetap berhati-hati terhadap prospek pelonggaran kebijakan lebih lanjut," kata dewan, dalam sebuah pernyataan, dengan mencatat bahwa risiko kenaikan inflasi tetap ada karena pasar tenaga kerja yang kuat.

Pasar telah bertaruh besar pada pemotongan seperempat poin setelah inflasi inti mengejutkan pada sisi negatifnya pada kuartal keempat sebesar 3,2 persen. Namun, sikap hati-hati tersebut membuat Dolar Australia naik 0,2 persen menjadi 0,6366.

"Penilaian Dewan adalah bahwa kebijakan moneter telah dibatasi dan akan tetap demikian setelah penurunan suku bunga tunai ini," kata RBA. 

Dewan memperingatkan bahwa jika kebijakan moneter dilonggarkan terlalu banyak dan terlalu cepat, disinflasi dapat terhenti. 

Analis menilai pernyataan tersebut menunjukkan posisi gagal bayar mereka stabil pada bulan April tetapi seharusnya terbuka untuk bulan Mei. 

RBA tertinggal dari rekan-rekannya dalam siklus pelonggaran global dan pemotongan Australia terjadi karena Federal Reserve tampaknya menghentikan pelonggaran kebijakannya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya