Berita

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar dalam SMBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, pada Selasa 18 Februari 2025/RMOL

Bisnis

SMBC Indonesia Dorong Kolaborasi Sektor Publik dan Swasta Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kolaborasi antara sektor publik dan swasta menjadi salah satu kunci dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. 

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menekankan pentingnya sinergi tersebut dalam forum SMBC Indonesia Economic Outlook 2025 yang digelar di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, pada Selasa 18 Februari 2025.

"Kami percaya bahwa melalui strategi antara sektor publik, swasta, dan seluruh pihak terbaik kita dapat menghadapi tantangan dan meraih ruang yang ada untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," kata Henoch.


Meskipun tantangan ekonomi global masih berlangsung, Henoch menyoroti Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang kuat. Optimisme ini sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto yang mengincar pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

"Kita hidup di era yang penuh tantangan namun juga tetap optimis dipenuhi dengan peluang-peluang besar," tambahnya.

Henoch juga menyoroti kontribusi sektor perbankan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sepanjang tahun 2024. Menurutnya, peran lembaga keuangan tidak hanya terbatas pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga harus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

"Kita semua memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2025 dan seterusnya," sambungnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ekonomi tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis semata, tetapi juga dari manfaat yang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. 

"Tidak hanya berfokus pada pencarian bisnis, tetapi juga pertumbuhan yang lebih bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya