Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI)/RMOL

Bisnis

BMRI Siapkan Dana Rp1,17 Triliun untuk Program Buyback Saham

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 09:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham beredar dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin 17 Februari 2025 disebutkan bahwa nilai keseluruhan buyback diperkirakan sebesar-besarnya Rp1,17 triliun. 

Tujuan pelaksanaan program buyback saham ini untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki Bank Mandiri. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perseroan.


Namun begitu, manajemen BMRI akan terlebih dahulu meminta persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar pada 25 Maret 2025 mendatang. 

"Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Perseroan tidak melakukan buyback jika akan mengakibatkan berkurangnya jumlah saham pada suatu tingkat tertentu yang dapat mengurangi secara signifikan likuiditas saham di BEI," tulis manajemen. 

Buyback saham akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus selama kurun 12 bulan setelah RUPS.

Tujuan lain dari buyback saham ini juga untuk mengalihkan saham hasil buyback untuk pelaksanaan program kepemilikan saham bagi pegawai dan jajaran direksi maupun komisaris Bank Mandiri. 

Harga pelaksanaan buyback akan ditetapkan paling tinggi sebesar harga rata-rata penutupan perdagangan di BEI selama 90 hari terakhir sebelum tanggal buyback.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya