Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno saat menjadi pembicara dalam Sekolah Politik Perempuan yang diselenggarakan oleh Nasyiatul Aisyiyah/Ist

Politik

Eddy Soeparno: Perempuan dalam Politik Bukan Hak, Tetapi Kebutuhan

MINGGU, 16 FEBRUARI 2025 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sudah menjadi keharusan untuk dilakukan peningkatan keterlibatan perempuan dalam pengambilan kebijakan strategis demi memperkuat demokrasi dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno saat menjadi pembicara dalam Sekolah Politik Perempuan yang diselenggarakan oleh Nasyiatul Aisyiyah. 

Bagi Eddy Soeparno, perempuan bukan hanya pelengkap dalam politik, tetapi aktor utama dalam pengambilan keputusan yang berpengaruh terhadap kebijakan nasional.


"Keterlibatan perempuan dalam politik bukan sekedar hak, tetapi juga kebutuhan. Dengan jumlah perempuan yang lebih banyak di parlemen, kebijakan yang dihasilkan akan semakin berimbang dan mencerminkan kepentingan seluruh rakyat,” ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu 16 Februari 2025.

Eddy juga menekankan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) berkomitmen kuat dalam mendorong partisipasi perempuan dalam dunia politik.

“Hal ini tercermin dari pencalegan misalnya ketika PAN menjadi partai paling banyak mencalonkan perempuan sebagai caleg dalam pemilu 2024 lalu," tuturnya. 

Bukan hanya secara kuantitatif dalam pencalegan, Doktor Ilmu Politik UI ini juga menjelaskan bahwa PAN memberikan kepercayaan penuh dalam kepemimpinan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR RI. 

Eddy pun berharap ke depan agar lebih banyak perempuan yang berani mengambil peran dalam politik dan berkontribusi dalam membangun kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. 

“Perempuan harus lebih berani dan percaya diri dalam mengisi ruang-ruang politik. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi agen perubahan yang signifikan dalam pembangunan bangsa,” pungkas Wakil Ketua Umum PAN itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya