Berita

Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang/Ist

Politik

DPD Takut Efisiensi Bikin Pemerintah Pusat dan Daerah Tidak Solid

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 14:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintahan Prabowo Subianto dikhawatirkan membuat pemerintah pusat dan daerah tidak solid.

"Apa pun kebijakan pemerintah pusat akan berdampak ke daerah. Sementara soliditas pemerintah pusat belum menjamin ikut dirasakan di daerah," kata Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang dalam diskusi daring bertema Esensi Efisiensi Anggaran, Sabtu, 15 Februari 2025.

Di daerah, kata dia, pengeluaran dan penerimaan negara kerap tidak seimbang. Ditambah, kebijakan efisiensi ini juga dilakukan saat sebuah daerah dipimpin seorang penjabat (Pj).


Artinya, pejabat yang baru harus mengkaji lagi agar efisiensi benar-benar berjalan baik.

"Kepala daerah baru dilantik tanggal 20 Februari 2025. Setelah dilantik, apakah itu gubernur, bupati, maupun walikota pasti akan mengkaji lagi anggaran sudah disahkan oleh para Pj," urainya.

Proses inilah yang membutuhkan waktu cukup lama. Sementara rakyat juga menunggu dan akan menagih hasil kerja pemerintah yang baru dilantik.

"Ini perlu waktu panjang dan yang kami khawatirkan adalah dampak di daerah, terutama terkait pendidikan, masalah kesehatan, bantuan sosial itu harus betul-betul diperhatikan," pungkas Agustin.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya