Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Ditutup Cerah ke Rp16.260, Imbas Perang Dagang?

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah ditutup ke level Rp16.260 per Dolar AS pada perdagangan Jumat sore, 14 Februari 2025.

Rupiah berhasil menekan Dolar dengan ditutup menguat 0,58 persen hari ini.

Ekonom Senior PT Bank Permata Tbk, Faisal Rachman menjelaskan penguatan ini terjadi karena US Dollar Index yang berada di bawah level 107 pada akhir pekan, akibat naiknya risk-on sentimen dari risiko Trade War 2.0.


"Penguatan nilai tukar Rupiah sejalan dengan melemahnya indeks Dolar AS, yang mengalami penurunan sekitar 1 persen sepanjang pekan ini, tertekan oleh meredanya kekhawatiran investor terkait perang dagang," kata Faisal dalam laporannya.

Menurutnya, pelemahan Dolar AS terjadi setelah Presiden Donald Trump menginstruksikan pemerintahannya untuk menyelidiki penerapan tarif resiprokal terhadap negara-negara yang dianggap melakukan praktik perdagangan tidak adil. 

"(Langkah ini) bertujuan untuk memulihkan keseimbangan dalam hubungan dagang," kata Faisal.

Dengan kondisi ini, nilai tukar Rupiah mendapat dorongan positif di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak, khususnya terkait perang dagang AS-China.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya